Senin, 24 Agustus 2020

pengujian audit struktur bangunan

Audit struktur bangunan yakni pengujian yang dicoba terhadap suatu struktur bangunan yang biasanya diidentifikasi hadapi kehancuran ataupun hambatan, dari kehancuran tersebut tampaknya dapat menimbulkan kehancuran yang lain ataupun jadi kegagalan struktur, kehancuran yang umum terjalin biasanya diakibatkan oleh sebagian aspek dan biasanya kehancuran bangunan tersebut berupa mencuat nya retakan, penyusutan pondasi serta bangunan hadapi guncang, kala telah terjalin peristiwa- peristiwa tadi adanya bisa jadi bangunan hadapi kehancuran yang harus lekas ditilik dikala saat sebelum hadapi keruntuhan bangunan, pengecekan yang biasanya dicoba berupa pengujian audit struktur bangunan, yang hendak dicoba pada struktur bangunan.

Pengujian audit struktur dicoba dengan melakukan penijauan dan evaluasi secara visual bagaikan pengujian tahap dini, sehabis itu pengujian tersebut hendak bersinambung dengan sebagian peralatan pengujian istimewa buat dapat bias melakukan analisa lebih lanjut, dalam tahapan- tahapan pengujian tersebut apabila teridentifikasi adanya kehancuran maupun hambatan pada material pondasi bangunan sampai hasil dari pengujian harus dicoba evaluasi, apakah struktur tersebut memerlukan perbaikan ataukah harus dibongkar buat dapat memantapkan kekokohan suatu bangunan.

Tidak cuma dari pengujian bermanfaat buat kondisi bangunan, pengujan audit struktur wajib dicoba buat memperoleh Pedoman Sertifikat Laik Guna Bangunan Gedung sesuai dengan Peren PU No25/ PRT/ M/ 2007

  • Persiapan peralatan pengujian
  • Melakukan pengumpulan data dan pengecekan dini pada object uji
  • Pengecekan geometris awal
  • Pengecekan geometris lanjutan
  • Pengecekan kondisi lendutan pada lantai balok
  • Pengecekan dimensi pada tulangan dan ketebalan selimut beton
  • Pengecekan kuat beton
  • Pengecekan intensitas retakan ataupun kualitas pada homogenitas penampang beton
  • Pengujian ketebalan pada baja
  • Pengecekan kekerasan pada tulangan baja
  • Pengecekan kapasitas lantai yang terpasang
  • Pengujian microtremor
  • Pemerisaan terhadap pondasi bangunan
  • Pengecekan kualitas material pondasi
  • Evaluasi kehandalan struktur
  • Pengujian dan monitoring pasca perbaikan dan evaluasi hasil

Buat memperoleh pengujian audit struktur tersebut PT Testindo sajikan jasa audit strukur/ assessmen bangunan, yang hendak dikerjakan oleh tenaga ahli dalam bidang pengujian, tidak cuma itu PT Testindo pula sajikan jasa ultrasonic pulse velocity test, coredrill, rebar scan, hammer test dan pulse echo yang berhubungan dengan audit struktur bangunan,

Informasi lebih dapat dibaca pada Tahapan tahapan dalam melakukan ultrasonic pulse velocity test

pemesanan jasa- jasa tersebut dapat menghubungi testindo melalui nomor: 021- 2956- 3045 maupun sales@testindo. com 

Selasa, 18 Agustus 2020

cara menggunakan alat UPV


Pada masing- masing bangunan yang dibangun tampaknya harus dicoba dengan baik, mulai dari pemilihan bahan material yang baik hingga perencanaan pembangunan, nyatanya apabila kedua Mengenai tersebut dapat dicoba dengan baik tampaknya bangunan yang didirikan memiliki tenaga kuat yang sesuai, namun kondisi material pada pembangunan dapat berubah kala pemasangan telah dicoba, oleh karena itu sehabis pondasi bangunan telah terpasang dilakukanlah pengujian pada pondasi tersebut, pengujian pada pondasi bangunan baiknya dicoba dengan pengujian tampa mengusik object yang diuji maupun pengujian NDT, salah satu dari pengujian NDT yakni Ultrasonic pulse velocity tesUltrasonic pulse velocity test yakni sesuatu penguian yang dicoba buat mengidentifikasi nilai mutu pada beton bangunan, pengujian NDT tersebut nyatanya tidak bisa dicoba dengan sembarangan dan memerlukan peralatan istimewa dan alat- perlengkapan pembantu lain nya, peralatan istimewa tersebut yakni peralatan yang dapat melakukan pengukuran mengenakan gelombang ultrasonic nantinya hendak merambat melalui object uji, bagian- bagian dari peralatan tersebut yakni:

  • PUNDIT
  • Transducer
  • Calibration Bar beserta kabel/ kalibrator

Proses pengujian dari ultrasonic pulse velocity test sendiri yakni dengan meletakan peralatan pengujian pada beton yang lagi diuji/ mau di uji, setelah itu aktifkan peralatan sehabis itu gelombang ultrasonic hendak merambat pada permukaan beton hingga menuju receiver pada transducer, sehabis peralatan tersebut berakhir nilai dan data dari analisa pengujian yang dicoba hendak mencuat pada PUNDIT, tidak cuma itu pengujian Ultrasonic pulse velocity test dapat dicoba dengan 3 tata metode yakni:

  • Semi- direct transmission
    Tata metode dengan nemepatkan transmitter dan receiver pada 2 permukaan yang tegal lurus.
  • Direct transmission
    Tata metode direct transmission yakni sesuatu tata metode dengan meletakan transmitter dan receiver dengan posisi pararel.
  • Indirect transmission
    Tata metode yang dicoba dengan tata cara menempatkan transmitter dan receiver pada permukaan yang sama.

Pengujian ultrasonic pulse velocity test tersebut dapat diperoleh melalui penyediaan jasa ataupun dapat dicoba oleh seorang engineer yang berpengalaman dalam melakukan audit struktur, Testindo bagaikan industri yang berpengalaman dalam melakukan pengujian terhadap struktur bangunan sajikan jasa ultrasonic pulse velocity test, pemesanan jasa tersebut dapat menghubungi PT Testindo pada nomor: 0813- 9929- 1909 maupun 0821- 1460- 7782 dan Email: sales@testindo. com 

Kamis, 02 Juli 2020

Ini dia jenis dari keretakan beserta dampak nya


Dalam pemeliharaan suatu bangunan tampaknya sering terdapat kasus dalam melindungi kondisi dari struktur bangunan maupun pondasi dari bangunan, kasus tersebut biasanya mencuat akibat dari kondisi zona dari dekat pondasi/ struktur bangunan yang dapat mempengaruhi kondisi dari bangunan, nyatanya Mengenai tersebut biasanya sering terjalin terlebih apabila bangunan tidak kerap melakukan perbaikan kehancuran pada bangunan nantinya hendak mudah terlihat, kehancuran dapat berupa retakan pada permukaan dinding ataupun retakan yang besar, dalam melakukan perbaikan retakan retakan tersebut biasanya dicoba penambalan namun lebih baik dikala saat sebelum melakukan perbaikan/ penambalan retakan dicoba nya pengujian buat mengidentifikasi kedalaman pada retakan dan buat mengidentifikasi kualitas pondasi bangunan masih layak dan kuat kah pondasi tersebut, pengujian tersebut yakni pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Test

Kehancuran bangunan memanglah yakni Mengenai umum yang sering terjalin pada suatu bangunan, namun apakah masyarakat tau bahaya dari suatu retakan bangunan dapat menyebar pada struktur bangunan lain nya hingga dapat memunculkan kehancuran yang berakibat parah pada bangunan, tidak cuma dari akibat kehancuran tersebut kehancuran/ retakan pada pondasi dapat terjalin diakibatkan oleh proses pembuatan beton bangunan itu sendiri, buat mengidentifikasi faktor keretakan pada pondasi bangunan dapat dilihat pada artikel

Faktor Terjadinya Keretakan Bangunan
Umum nya keretakan pada bangunan memiliki 3jenis retakan yang disebabkan oleh Mengenai yang berbeda, yakni retakan Tarik, tekan dan susut retakan tersebut yakni kehancuran yang sering terjalin pada suatu bangunan tiap- masing- masing memiliki faktor yang berbeda serta tenaga rusak yang berbeda:

Retakan Tarik
Retakan Tarik ialah jenis dari retakan yang disebabkan oleh penyusutan pada permukaan tanah yang terjalin pada dekat bangunan, penarikan tersebut hendak menarik maupun menggeser struktur bangunan yang ada hingga dapat memunculkan keretakan, namun retakan ini hendak dapat membahayakan apabila penyusutan pada permukaan tanah ataupun perpindahan yang terjalin pada hanya sebagian dari bangunan.
Retakan Tarik memiliki tenaga kehancuran yang cukup menimbulkan kegagalan struktur bangunan sebab memiliki tenaga rusak yang cukup kuat namun kehancuran pada retakan Tarik ini tergantung pada penyusutan tanah yang terjalin.

Retakan Tekan
Retakan Tekan ialah jenis retaka yang sering terjalin akibat dari berat yang melebihi batas yang dapat ditahan oleh pondasi bangunan, nyatanya masing- masing pondasi ataupun struktur bangunan memiliki batas dalam menahan beban berat, namun apabila beban berat tersebut melebihi batas yang dapat di tahan sampai hendak dapat menimbulkan keretakan yang terjalin pada bangunan.
Dalam kasus keretakan tekan tenaga rusak pada retakan ini tergantung pada berat yang di terima serta lama maupun tidaknya diperbaikinya retakan tersebut.

Retakan Susut
Retakan susut ini yakni jenis retakan yang tidak memiliki tenaga rusak yang kuat, keretakan ini pula umum nya mudah dalam perbaikan nya, namun keretakan ini memiliki 2 faktor yang biasanya terjalin yaitu Retakan yang terjalin akibat adanya persipangan material pondasi yang berbeda, biasanya retakan tersebut biasanya retakan tersebut terletak pada pintu dan jendela, Retakan yang terjalin akibat sangat banyak semen yang tercampur pada dinding, hingga menimbulkan plesteran pada dinding sangat tebal dan memunculkan keretakan.

Nyatanya dalam hadapi kehancuran banguna nyatanya tidak boleh dikira remeh sebab apabila diremehkan kehancuran hendak meluas sehingga dapat merubuhkan bangunan, dalam hadapi kehancuran diperlukan nya sesuatu pengujian Ultrasonic pulse velocity test yang lakukan dikala saat sebelum dicoba nya perbaikan, nyatanya pula dicoba demi kebaikan suatu bangunan biar perbaikan dapat dicoba secara maksimal, 

Rabu, 01 Juli 2020

Proses dalam pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Test


Ultrasonic pulse velocity test yakni salah satu pengujian yang dicoba kepada struktur bangunan yang dicoba buat mengidentifikasi nilai dari kualitas beton, pengujian tersebut yakni pengujian yang bersifat non destructive test( NDT) maupun yang biasanya dikenal dengan pengujian tampa mengusik object yang di uji, tidak cuma itu yang membuat pengujian tersebut tidak mengusik object diakibatkan pengujian tersebut mengenakan sesuatu peralatan yang istimewa dalam melakukan pengukuran nya yakni dengan mengenakan gelombang ultrasonic.
Dalam melakukan pengujian ultrasonic pulse velocity test diperlukan nya seorang yang ahli dalam melakukan pengujian serta pengetahuan mengenai pengujian yang dicoba nya, sebab apabila tidak biasa dalam melakukan pengujian nya, hasil hendak berbeda dengan object yang lagi di uji, nyatanya Mengenai tersebut jadi Mengenai yang tidak di idamkan oleh pemilik/ pengelolah bangunan, pengujian tersebut harus sesuai dengan standart pengujian BS 1881: Part 203: 1986 dan ASTM C597- 97, standart tersebut yakni penjelasan mengenai transducer penerima hendak mengenali datang nya gelombang komponen pulse hendak tiba lebih dini, proses pengujian ultrasonic pulse velocity test pula dapat dicoba dengan 3 tata metode pengambilan data yakni Direct transmission, Semi- direct Transmission, Indirect/ surface transmission.
Pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Test pula memerlukan tahapan berarti yang dicoba dikala saat sebelum dicoba nya pengujian terhadap pondasi bangunan, tahapan tersebut meliputi:

Persiapan
Tahapan ini yakni tahapan dini yang dicoba dikala saat sebelum dicoba pengujian, yakni dengan memberikan marking/ karakteristik kepada posisi yang hendak di uji nantinya

Persiapan alat
Dikala saat sebelum dicoba pengujian nyatanya peralatan perlu dicoba pengaturan biar sesuai dengan posisi yang hendak di uji.

Pengujian
Dalam tahap ini pengujian hendak dicoba dan hendak menghasilkan data yang hendak jadi penentu pengujian, namun hasil pengujian bukan hanya di tentukan pada disaat pengujian namun dari persiapan sampai proses pengujian lah yang jadi kunci keberhasilan nya nanti.

Tahap evaluasi
Dalam tahap ini yakni tahapan akhir yang dicoba sehabis pengujian, yakni melakukan pengecekan pada hasil pengujian, dan memberikan hasil pengujian kepada pengelolah


Selasa, 30 Juni 2020

Proses Uji Ultrasonic Pulse Velocity Test



Pengujian terhadap struktur bangunan yakni bagian yang di lakukan buat mengidentifikasi mengenai kondisi struktur bangunan dikala saat sebelum dicoba nya perbaikan secara menyeluruh terhadap bangunan, pengujian itu ialah pengujian yang dicoba pada beton bangunan yang hadapi kehancuran ataupun hanya buat melakukan pengukuran terhadap kualitas beton bangunan yang di gunakan, tidak cuma itu pengujian tersebut biasanya lebih sering digunakan sebab pengujian tersebut bersifat NDT( Non Destructive Test) yakni pengujian yang bersifat tidak mengusik object yang di uji, salah satu pengujian yang bersifat NDT tersebut yakni Ultrasonic Pulse Velocity Test.
Pengujian Ultrasonic pulse velocity test yakni sesuatu pengujian yang bersifat NDT, pengujian tersebut mengenakan sesuatu gelombang ultrasonic yang hendak merambat melalui object yang padat, setelah itu pengukuran hendak dicoba bersumber pada kilat dari rambat gelombang tersebut yang hendak merambat pada object padat, dalam melakukan pengujian tersebut terdapat 3 tata cara/ tata metode dalam melakukan pengambila data, yakni direct transmission, semi- direct transmission dan indirect transmission, 3 tata metode tersebutlah yang jadi tata cara yang biasanya dicoba buat melakukan pengukuran disaat pengujian, tahapan dalam melakukan pengujian ultrasonic pulse velocity test bagaikan berikut:

1. Persiapan Lapangan
Proses dini dalam melakukan pengujian yakni mempersiapkan lapangan, biasanya dicoba penandaan dini yang bertujuan buat membenarkan posisi dini dimulainya pengujian, setelah itu dicoba pembersihan pada posisi uji, biar tidak menggangu gelombang ultrasonic pada disaat pengujian nantinya.

2. Persiapan Alat
Persiapan peralatan dicoba buat mempersiapkan peralatan yang hendak di gunakan serta dicoba pengujian terhadap sensor peralatan, apabila terjadinya hambatan pada peralatan pengujian dicoba nya kalibrasi pada peralatan uji, biar mendapatkan hasil pengujian pada peralatan yang sesuai.

3. Tahap pengujian
Dalam tahap ini pengujian hendak dicoba bersumber pada persiapan yang telah dicoba pada dikala saat sebelum pengujian, rangkaian tersebut nyatanya hendak membantu dalam tahap ini sebab kesiapan pada pengujian sangat perlu dicoba dikala saat sebelum dicoba pengujian, setelah itu dalam tahap ini pengujian hendak dapat dicoba dengan 3 tata metode tata cara pengambilan data yakni direct transmission, semi- direct transmission dan indirect transmission.

Kamis, 25 Juni 2020

Penggunaan Ultrasonic Pulse Velocity Test pada

Warga nyatanya telah tidak asing dengan pemakaian beton bagaikan pondasi bangunan, apakah warga tau pondasi bangunan semacam beton yang telah jadi struktur bangunan, masih dibutuhkan nya pengawasan terhadap beton tersebut supaya senantiasa kokoh serta mempunyai dayatahan yang kokoh, pengujian tersebut diucap dengan Ultrasonic Pulse Velocity Test, Ultrasonic Pulse Velocity Test tersebut ialah sesuatu pengujian yang wajib dicoba supaya bangunan bisa bertahan lama, tidak hanya itu pengujian harus dicoba apabila bangunan hadapi indikasi kehancuran maupun hadapi kehancuran saat sebelum terbentuknya kegagalan strukturbangunan bisa membahayakan nyawa dari pengguna banggunan, Tujuan dari pengujian UPVT Sendiri ialah buat melaksanakan identifikasi terhadap nilai kualitas pada beton bangunan.

Pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Test( UPVT) pastinya umumnya dicoba oleh seseorang yang sudah handal dan berpengalaman dalam pengujian struktur bangunan, karena pengujian tersebut membutuhkan pengetahuan dan alat- alat spesial supaya memperoleh hasil yang cocok dengan bangunan yang lagi di uji, perlengkapan tersebut ialah suatu perlengkapan pengujian yang bisa mengukur mutu pada beton memakai gelombang ultrasonic, gelombang tersebut hendak melaksanakan suatu pengukuran yang hendak merambat pada beton serta melaksanakan analisa terhadap nilai kualitas pada beton yang lagi di uji, pengujian tersebut pastinya tidak bisa dicoba dengan sembarangan karena pengujian wajib bersumber pada ketentuan BS 1881: Part 203: 1986 serta ASTM C597- 97, bila tidak hasil dari pengujian tidak hendak menciptakan informasi yang benar, serta bisa merugikan hasil analisa tersebut.
Pada dikala dicoba nya pengujian terhadap beton uji, ada sebagian tata cara yang dicoba supaya memperoleh hasil analisa terhadap struktur bangunan yang terdapat, tata cara tersebut merupakan:
  • Direct Transmission
  • Semi- Direct Transmission
  • Indirect/ surface Transmission
Metode- metode tersebut pastinya mempunyai kekurangan serta kelebihan nya dalam melaksanakan pengujian, tidak hanya itu tingkatan akurasi hasil dari tata cara pengujian tersebut pula berbeda- beda, serta dalam melaksanakan pengujian perlunya mempersiapkan tahap- tahap yang wajib dicoba saat sebelum dicoba pengujian, demi memperoleh hasil yang cocok dengan keadaan beton bangunan yang di uji.
PT Testindo bagaikan industri yang bergerak dalam bida testing& Measurement membuka jasa Ultrasonic Pulse Velocity Test, buat melaksanakan pemesanan tersebut bisa menghubungi pada no: 0813- 9929- 1909 ataupun 0821- 1460- 7782 serta Email: sales@testindo. com

Jumat, 12 Juni 2020

jenis keretakan dari pondasi bangunan


Kasus pada bangunan ialah Menimpa universal terjalin bangunan, kasus yang kerap dialami masing- masing owner bangunan ialah retakan yang mencuat pada bangunan, retakan tersebut mempunyai tipe yang berbeda dan tenaga rusak yang berbeda dari ringan sampai berat, karena retakan pada bangunan hendak sangat mempengaruhi kepada structural bangunan serta bisa membengkak, sebab nya retakan pada bangunan tidak boleh disepelekan serta dibiarkan, dalam penindakan retakan bangunan retakan wajib diidentifikasi terlebih dulu secara kasat mata, maupun melaksanakan identifikasi keretakan bangunan menggunakan ultrasonic pulse velocity lewat jasa Ultrasonic Pulse velocity Test, sebab buat bisa melaksanakan analisa pada retakan bangunan diperlukannya pengetahuan hendak ilmu struktur bangunan supaya memperoleh hasil analisa secara valid.

Retakan pada bilik bangunan mempunyai 3 tipe retakan ialah, retakan Tarik, retakan tekan dan retakan susut. Dari jenis- jenis retakan tersebut tiap- masing- masing mempunyai karakteristik serta ciri yang berbeda beserta tenaga rusak yang berbeda sampai penindakan nya, apa sajakah retakan- retakan tersebut berikut ialah jenis- jenis retakan:

RETAKAN TARIK

Retakan Tarik ialah suatu retakan yang disebabkan oleh penyusutan permukaan tanah, penyusutan tanah tersebut umumnya menarik konstruksi bangunan yang terletak pada permukaan tanah, sampai memunculkan penyusutan konstruksi/ perpindahan konstruksi bangunan, dalam permasalahan penyusutan permukaan tanah umumnya berakibat ringan apabila penyusutan yang terjalin secara serentak tetapi apabila penyusutan permukaan tanah cuma terjalin pada dititik tertentu, keretakan Tarik bisa memunculkan kehancuran yang parah.

Kehancuran tertentu, yang disebabkan oleh penyusutan permukaan tanah berbeda pada bangunan hendak bisa memunculkan keretakan yang besar serta lebar pada bilik bangunan, serta lumayan membahayakan buat owner bangunan apabila tidak ditangani serta dibiarkan.

RETAKAN TEKAN

Retakan tekan ialah suatu retakan yang disebabkan oleh pembebanan ataupun beban yang sangat berat sampai struktur bangunan tidak kokoh buat menahan beban tersebut, beban tersebut umumnya terletak pada atas, beban berat yang diterima oleh struktur bangunan pula bisa disebabkan oleh kolom ringbalk pada dikala menyalurkan berat secara menyeluruh, guna ringbalk sendiri digunakan bagaikan penyaluran beban pada bagian atas supaya bisa menyalurkan beban secara menyeluruh, retakan tekan pula umumnya hendak gampang dideteksi kala telah menimbulkan retakan yang cenderung lurus vertical.

Dalam penindakan retakan tekan umumnya ditangani dengan menaikkan jumlah kolom ringbalk, apabila hambatan yang terjalin pada ringbalk yang tidak mempunyai tenaga kokoh yang lumayan.

RETAKAN SUSUT

Retakan susut ialah salah satu tipe retakan pada bangunan yang tidak mempunyai tenaga rusak pada struktur bangunan yang lumayan besar, sampai keretakan pada bilik pada tipe retakan ini lebih gampang ditangani, karena bukanlah membutuhkan bayaran revisi yang lumayan besar, tetapi dalam retakan susut ini pula mempunyai 2 jenis

retakan susut yang berbeda antara lain:

Retakan susut plastis

Retakan susut terjalin akibat terdapatnya persimpangan antara material yang berbeda.

Retakan susut kering

Retakan susut kering ialah keretakan yang terjalin akibat banyak nya isi semen pada bilik dan akibat plesteran yang lumayan tebal pada bilik. 

Kamis, 28 Mei 2020

Cara kerja Ultrasonic Pulse Velocity Test


Bangunan nyatanya bisa hadapi suatu kehancuran bangunan, kehancuran tersebut umumnya di awali pada retakan pada bilik/ pondasi bangunan, apabila di perkenankan dalam jangka waktu lama retakan tersebut bisa berakibat pada pondasi bangunan, sampai menimbulkan keruntuhan bangunan yang bisa menyangkut keselamatan para pengguna bangunan, buat itu perlunya dicoba perawatan/ pengecekan teratur terhadap keadaan kehancuran bangunan yang umumnya senantiasa di jalani oleh bangunan- bangunan lain buat tingkatkan keselamatan pengguna bangunan, pengecekan keadaan bangunan umumnya di jalani oleh professional engineering yang telah terbiasa dalam melaksanakan pengukuran terhadap bangunan, pengukuran di jalani dengan alat- alat spesial serta pengujian spesial yang umumnya di tahu dengan UPVT ataupun Ultrasonic Pulse Velocity Test, pengujian tersebut lah yang umumnya di pakai buat mengenali menimpa keadaan kehancuran/ retakan pada suatu bangunan.

Dalam proses pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Test, umumnya kerap di jalani pada bangunan- bangunan yang telah

berdiri, karena pengujian tersebut bertabiat NDT( Non- destructive test) ialah pengujian yang tidak mengganggu object uji, pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Test tersebut di seleksi karena tidak mengganggu bangunan, dan dalam pengujian UPVT memakai suatu perlengkapan spesial yang melaksanakan pengukuran mengunakan gelombang ultrasonic yang merambat lewat object padat yang dihasilkan pada perlengkapan, kemudian informasi dari hasil analisa tersebut hendak tampak pada monitor pada perlengkapan UPVT tersebut.

Persiapan pengujian

Persiapan pengujian meliputi pemantauan posisi pengujian dalam rangka melaksanakan analisa dini kehancuran yang nampak pada bangunan, pemilihan posisi uji, pembersihan posisi uji, dan perataan permukaan bidang yang di uji.

Persiapan Alat

Pengujian nyatanya di jalani dengan memakai alat- alat pengujian antara lain dibutuhkan konfigurasi dari perlengkapan UPVT serta kalibrasi perlengkapan UPVT supaya memperoleh hasil yang optimal.

Pengujian

Pengujian bisa di jalani dengan sebagian metode Semi- direct transmission, indirect transmission, Direct Transmission metode tersebut di jalani bersumber pada pemantauan/ hasil dari analisa dini yang sudah di jalani saat sebelum pengujian di jalani.

+62 813- 9929- 1909/+62 822- 5870- 6420 maupun lewat Email: sales@testindo. com