Selasa, 15 September 2020

penggunaan hardness tester



Hardness Tester– Tiap material yang digunakan buat bahan baku industri umumnya hendak hadapi bermacam deformasi ataupun pengaruh style dari luar. Deformasi yang sangat kerap didapatkan oleh material merupakan Style tekan ataupun penetrasi. Style tekan inilah hingga nilai kekerasan material kerap berganti– ganti.

Biar mutu produk yang digunakan senantiasa terpelihara hingga nilai kekerasan material wajib senantiasa diukur metode melaksanakan suatu pengujian kekerasan ataupun hardness test. Sesungguhnya prinsip dasar uji Kekerasan ini sangat simpel ialah dengan metode membagikan Style tekan ataupun indentansi yang besar nilainya telah diresmikan tadinya pada permukaan material yang diuji. uji kekerasan tidak bisa dicoba secara manual tetapi wajib memakai perlengkapan bantu yang diucap hardness tester.

Pemakaian Hardness Tester

Khasiat dari hardness tester itu sendiri telah jelas buat menganalisa serta mengukur nilai kekerasan pada sesuatu material secara akurat. Hardness tester ada dalam sistem analog ataupun digital, tetapi saat ini ini lebih banyak yang ada dalam sistem digital. Tetapi secara universal hardness tester dipecah jadi 2 kelompok ialah portable hardness tester serta Bench hardness tester.

tiap- tiap kertas tester mempunyai guna kerja yang berbeda- beda cocok dengan tata cara yang digunakan kekerasan ialah panel likers rockwell, brinell, vickers serta microhardness. Berikut ini uraian tentang pemakaian hardness tester buat tiap jenisnya:

Bench hardness tester: perlengkapan ini umumnya digunakan laboratorium. Triknya, pasang injektor pada bagian knop mesin dengan metode diputar. Kemudian Letakkan material yang hendak diuji senantiasa di atas plate. Berikutnya, Arahkan bagian lensa pada mikroskop pada permukaan material uji. Kemudian atur tingkatan ketinggian plate supaya letaknya cocok dengan lensa mikroskop, amati tampilannya pada layar monitor.

Portable hardness tester: perlengkapan uji Kekerasan ini tercantum yang sangat gampang digunakan serta gampang dibawa kemana saja. metode memakainya tempelkan nozzle pada permukaan material uji kemudian diamkan sebentar. Hendak nampak nilai kekerasan material tersebut pada display monitor portable harness tester. Ring yang digunakan pada nozzle wajib disesuaikan dengan tingkatan kekerasan serta pula kekasaran permukaan material yang diuji. 

Hammer Test



Schmidt Hammer Test ialah Peralatan Ukur Kekuatan Beton, Peralatan Uji Beton, Peralatan Kekuatan Tekan Beton, Concrete Hammer Test dimana Mengenai Ini bagaikan pengujian yang portable dan praktis dipergunakan dalam melindungi Kualitas Mutu dalam Misi membetulkan keamanan dan kenyamanan struktur bangunan kalian.

Peralatan ukur kekuatan Beton AMT156 Schmidt Hammer Peralatan Ukur Kekuatan Beton yakni Mengenai yang sangat dibutuhkan para pelakon usaha sangat utama team Enginering antara Lain dalam merancang bangunan, Audit struktur Bangunan serta pengujian semi Destructive.

Hammer Test yakni tata metode Ukur Uji Kekuatan Beton dalam perencanaan maupun pelaksanaan pembuatan konstruksi Bangunan karena berbagai Aspek Kegagalan yang tidak diperhitungkan dan pelampuan beban Akibat pergantian guna bangunan. Kontrol kualitas terhadap Mutu Bahan dan sebagian aspek yang lain harus terus kita awasi dan teliti jangan sampai pelaksanaanya dibawah kwalitas yang kita ingin.

Secara umum Hammer Test ialah Peralatan Ukur buat pengecekan Mutu Beton tanpa mengusik dengan memperoleh banyak data yang diperlukan dengan waktu yang relatif pendek. Tata metode Schmidt Hammer Peralatan Ukur Kekuatan Beton ialah pengukuran dengan memberikan Beban tumbukan( Intact) pada permukaan beton dengan suatu massa mengenakan tenaga yang sudah ditentukan, Jarak pantulan yang mencuat pada disaat terjalin tumbukan dengan permukaan beton hendak memberikan indikasi nilai kekerasan pula sehabis terjalin standar( Dikalibrasi) ditentukan. 

Minggu, 13 September 2020

manfaat balancing machine

Balancing machine sendiri yakni sesuatu mesin yang digunakan buat dapat menyeimbangkan bagian- bagian mesin maupun komponen pada mesin yang berputar sebagian komponen tersebut yakni turbin, baling- baling, pompa dll. Sehabis dicoba analisa maupun pengujian mengenakan balancing machine komponen yang tidak balance maupun tidak balance biasanya dicoba perbaikan sehingga kondisi dari komponen tersebut dapat wajar dan bisa digunakan.

Balancing ialah aktivitas yang dicoba buat menyeimbangkan roda supaya sebaran dari bobot roda bisa menyeluruh sehingga kala roda berbalik, roda bisa balance ataupun roda bisa berbalik pada porosnya dengan normal.

Manfaat Mesin Balancing

Pengujian yang dicoba dengan mengenakan balancing machine hendak dapat membantu performa mesin jadi lebih baik sehingga tidak mudah hadapi kehancuran, dan pula dapat bermanfaat dalam Mengenai:

• Menjauhi terjadinya getaran mencuat kembali

• Dapat memperpanjang usia bearing pada mesin

• Membuat suara mesin jadi lebih halus sehingga tidak menciptakan suara yang berisik

• Mengurangi bayaran perbaikan

Pemicu roda tidak balance

Kala roda digunakan buat berjalan hingga roda hendak menerima banyak kejutan yang ditimbulkan oleh permukaan jalur yang mana lama- kelamaan hendak membuat roda jadi tidak balance. Tidak hanya itu yang bisa menimbulkan roda jadi tidak balance merupakan kala kendaraan kerap dibebani dengan beban yang berat sebab roda ialah bagian yang menopang segala berat kendaraan sehingga bila kendaraan bawa beban berat, hingga perihal tersebut hendak berefek ke roda. 

Jumat, 11 September 2020

hal yang perlu diketahui mengenai hammer test



Hammer test ialah salahs atu pengujian adari audit struktur bangunan yang dicoba buat mengenali nilai kualitas pada beton bangunan, pengujian hammer test sendiri ialah salah satu pengujian yang dicoba tampa mengganggu object, tipe pengujian ialah pengujian NDT( Non Destructive test), Sehingga pengujian tersebut tidak hendak mengganggu object bangunan, pengujian tersebut umumnya sesuai digunakan pada bangunan yang telah berdiri lama serta bangunan baru sehingga tidak pengaruhi keadaan struktur bangunan Dalam pemakaian hammer test tersebut pastinya tidak boleh digunakan sembarangan tetapi sangat dibutuhkan pengetahuan dalam mengoprasikan perlengkapan pengujian hammer test, pengujian ndt pula umumnya kerap digunakan sebabpengujian terbilang kilat.Tetapi dari sebagian kelebihan dipunyai hammer test pastinya ada kekurangan yang dipunyai pada dikala pengujian nya, antara lain:

Kelebihan

  • Bayaran yang terbilang murah
  • Perlengkapan tersebut gampang digunakan
  • Tidak mengganggu object uji

Kekurangan

  • Mempunyai tingkan
  • keandalan yang rendah
  • Susah melaksanakan kalibrasi pada hasil pengujian
  • Cuma bisa menciptakan informasi pada permukaan pengujian


Tiap perlengkapan pengujian nyatanya mempunyai kekurangan serta kelebihan tiap- tiap dalam pengujian nya, tetapi hasil hendak baik apabila engineer bisa mengoprasikan perlengkapan dengan sebaik- baiknya, testing Indonesia bagaikan industri yang bergerak dalam bidang penjualan perlengkapan pengujin, testing Indonesia pula sediakan perlengkapan uji hammer test dengan mutu terbaik serta harga baik. 

Rabu, 09 September 2020

Jenis Balancing machine yang perlu diketahui..



Mesin balancing adalah sebuah alat pengujian yang baisanya digunakan untuk dapat menyeimbangkan setiap bagian mesin yang berputar seperti turbin, cakram rem, kipas ,baling-baling,pompa dll, pada mesin balancing terdapat dua alas atau tempat yang biasanya terbuat dari besi ataupun baja, serta dilengkapi dengan suspense dan bearing sehingga poros pada saat perputaran berlangsung sesuai terhadap sumbu poros.

Dalam proses nya benda atau object yang di uji harus diletakan pada landasan atau dudukan kemudian akan diputar menggunakan pita mesin, tekanan udara, atau akan diputar secara manual, ketika mesin diputar getaran yang terdeteksi oleh sensor akan didata dan akan dimunculkan hasil pengujian tersebut pada layar mesin pengujian.

2 Jenis Mesin Balancing / Balancing Machine

Pada mesin balancing sendiri terdapat2 jenis, yaitu mesin balancing dengan hard bearing dan soft bearing, akan tetapi perbedaan tersebut ada pada  suspensi

Mesin balancing dengan hard bearing mesin ini mampu menyeimbangkan object yang diujinya pada frekuensi yang lebih rendah daripada frekuensi resonasi pada suspensi, namun dibandingkan dengan balancing machine berjenis soft bearing , da[at menyeimbangkan benda yang diuji, dengan frekuensi lebih tinggi dibandingkan frekuensi resonasi pada suspense, kedua mesin tersebut tentunya memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Mesin hard- bearing biasanya lebih fleksibel serta bisa menanggulangi banyak bagian dengan bobot yang bermacam- macam, sebab mesin balancing ini bisa mengukur pengaruh sentrifugal serta cuma memerlukan 1 kali kalibrasi saja. Hingga dari itu, mesin ini sangat sesuai buat mesin penciptaan kapasitas low serta middle, serta pula buat bengkel revisi.

mesin balancing soft bearing sangat tangguh buat menyeimbangkan rotor yang berat. Pengerjaan mesin ini buat tipe rotor tunggal sangat memerlukan banyak waktu sebab wajib melaksanakan kalibrasi di tiap bagiannya. Hingga dari itu, mesin ini sangat sesuai buat mesin dengan kapasitas penciptaan yang lumayan besar.

Buat bisa mendapatkan BALANCING MACHINE berkualitas TESTINGINDONESIA bisa jadi pemecahan kamu, karena testing Indonesia industri yang sediakan bermacam berbagai ALAT- ALAT PENGUJIAN dengan mutu serta harga terbaik. 

Jumat, 28 Agustus 2020

Loading test jambatan

pembangunan pendukung infrastruktur seperti jembatan pastinya sering dilakukan dan fungsi dari pembangunan itu sendiri merupakan penghubung dua jalan maupun jalur untuk mempercepat perjalanan masyarakat sampai ketujuan, namun apakah masayarakat yang menggunakan jembatan ataupun infrastruktur lain mengetahui bahwa jembatan penghubung dua bagian jalan memerlukan pengujian yang dilakukan untuk dapat digunakan, tentunya setiap bangunan ataupun jembatan memerlukan pengujian untuk tujuan keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan bangunan tersebut, pengujian yang dilakukan pada bangunan akan mempengaruhi struktur bangunan sehingga dapat dianalisa, salah satu dari pengujian tersebut adalah pengujian loading test yang akan membebani bangunan sehingga struktur bangunan dapat merespon dan menahan beban tersebut.

Pengujian loading test yaitu sebuah pengujian beban yang dilakukan pada banguna sehingga struktur bangunan dapat merespon, untuk dapat mengetahui struktur merespon pada berat yang diterimanya diperlukan nya sebuah sensor-sensor khusus yang diletakan pada jembatan ataupun bangunan pengujian yang terintegrasi dengan computer pengujian, selain itu pengujian loading test harus berdasarkan hokum yang berlaku pada aturan mentri pekerjaan umum dan perumahan rakyat No. 41 Thn 2015, selain pengujian dilakukan setelah pembangunan jembatan selesai dibuat pengujian harus dilanjutkan pada 5 tahun selanjutnya untuk menjaga kestabilan dari daya kuat struktur bangunan/jembatan.

Pada saat pengujian loading test pengujian dilakukan dengan menepatkan beban berat dengan kapasitas tertentu yang telah disesuaikan dalam tahap perencanaan, selain itu pengujian load test juga dapat dilakukan dengan dua metode yaitu:

Static loading test

Pengujian dalam metode ini menggunakan beban diam dan tidak bergerak, dalam beberapa pengujian biasanya pengujian jembatan yang menggunakan metode static loading test menggunakan beberapa truck dengan berat 40ton yang sejajar pada jembatan, lalu dilakukan analisa pada jembatan menggunakan perangkat yang sudah terintegrasi dengan computer pengujian.

Dynamic loading test

Pengujian dalam metode ini merupakan object yang bergerak, beban yang digunakan dalam pengujian ini masih menggunakan beban yang sama truck namun terdapat perbedaan dalam pengujian nya, yaitu truck akan bergerak dan melewati balok kayu yang sudah disediakan, sehingga terjadi benturan yang mempengaruhi kinerja struktur bangunan, lalu dilakukan analisa mengenai dampak dari benturan yang terjadi dan dampak dari benturan tersebut pada struktur bangunan.

Hasila analisa pengujian tersebut nantinya akan menjadi acuan untuk kelayakan jembatan dapat digunakan atau tidanya untuk masyarakat umum, dan apabila dalam pengujian terjadi kerusakan pengujian akan langsung dihentikan dan dilakukan pemeriksaan kembali pada jembatan, untuk melakukan pengujian loading test tersebut tidak dapat dilakukan dengan sembarangan, diperlukan nya alat-alat khusus dan pengetahuan mengenai alat-alat yang akan di oprasikan selama pengujian, Karenanya PT Testindo sebagai perusahaan yang begerak dalam bidang pengujian dapat menjadi solusi bagi pengujiaan loading test, sehingga hasil yang nanti dapat menjadi pertimbangan bagi pengelolah bangunan untuk menetapkan kelayakan pada jembatan.


Baca juga:https://testindo.co.id/jasa-ultrasonic-pulse-velocity-test-upvt-pundit-test/

Senin, 24 Agustus 2020

pengujian audit struktur bangunan

Audit struktur bangunan yakni pengujian yang dicoba terhadap suatu struktur bangunan yang biasanya diidentifikasi hadapi kehancuran ataupun hambatan, dari kehancuran tersebut tampaknya dapat menimbulkan kehancuran yang lain ataupun jadi kegagalan struktur, kehancuran yang umum terjalin biasanya diakibatkan oleh sebagian aspek dan biasanya kehancuran bangunan tersebut berupa mencuat nya retakan, penyusutan pondasi serta bangunan hadapi guncang, kala telah terjalin peristiwa- peristiwa tadi adanya bisa jadi bangunan hadapi kehancuran yang harus lekas ditilik dikala saat sebelum hadapi keruntuhan bangunan, pengecekan yang biasanya dicoba berupa pengujian audit struktur bangunan, yang hendak dicoba pada struktur bangunan.

Pengujian audit struktur dicoba dengan melakukan penijauan dan evaluasi secara visual bagaikan pengujian tahap dini, sehabis itu pengujian tersebut hendak bersinambung dengan sebagian peralatan pengujian istimewa buat dapat bias melakukan analisa lebih lanjut, dalam tahapan- tahapan pengujian tersebut apabila teridentifikasi adanya kehancuran maupun hambatan pada material pondasi bangunan sampai hasil dari pengujian harus dicoba evaluasi, apakah struktur tersebut memerlukan perbaikan ataukah harus dibongkar buat dapat memantapkan kekokohan suatu bangunan.

Tidak cuma dari pengujian bermanfaat buat kondisi bangunan, pengujan audit struktur wajib dicoba buat memperoleh Pedoman Sertifikat Laik Guna Bangunan Gedung sesuai dengan Peren PU No25/ PRT/ M/ 2007

  • Persiapan peralatan pengujian
  • Melakukan pengumpulan data dan pengecekan dini pada object uji
  • Pengecekan geometris awal
  • Pengecekan geometris lanjutan
  • Pengecekan kondisi lendutan pada lantai balok
  • Pengecekan dimensi pada tulangan dan ketebalan selimut beton
  • Pengecekan kuat beton
  • Pengecekan intensitas retakan ataupun kualitas pada homogenitas penampang beton
  • Pengujian ketebalan pada baja
  • Pengecekan kekerasan pada tulangan baja
  • Pengecekan kapasitas lantai yang terpasang
  • Pengujian microtremor
  • Pemerisaan terhadap pondasi bangunan
  • Pengecekan kualitas material pondasi
  • Evaluasi kehandalan struktur
  • Pengujian dan monitoring pasca perbaikan dan evaluasi hasil

Buat memperoleh pengujian audit struktur tersebut PT Testindo sajikan jasa audit strukur/ assessmen bangunan, yang hendak dikerjakan oleh tenaga ahli dalam bidang pengujian, tidak cuma itu PT Testindo pula sajikan jasa ultrasonic pulse velocity test, coredrill, rebar scan, hammer test dan pulse echo yang berhubungan dengan audit struktur bangunan,

Informasi lebih dapat dibaca pada Tahapan tahapan dalam melakukan ultrasonic pulse velocity test

pemesanan jasa- jasa tersebut dapat menghubungi testindo melalui nomor: 021- 2956- 3045 maupun sales@testindo. com 

Selasa, 18 Agustus 2020

cara menggunakan alat UPV


Pada masing- masing bangunan yang dibangun tampaknya harus dicoba dengan baik, mulai dari pemilihan bahan material yang baik hingga perencanaan pembangunan, nyatanya apabila kedua Mengenai tersebut dapat dicoba dengan baik tampaknya bangunan yang didirikan memiliki tenaga kuat yang sesuai, namun kondisi material pada pembangunan dapat berubah kala pemasangan telah dicoba, oleh karena itu sehabis pondasi bangunan telah terpasang dilakukanlah pengujian pada pondasi tersebut, pengujian pada pondasi bangunan baiknya dicoba dengan pengujian tampa mengusik object yang diuji maupun pengujian NDT, salah satu dari pengujian NDT yakni Ultrasonic pulse velocity tesUltrasonic pulse velocity test yakni sesuatu penguian yang dicoba buat mengidentifikasi nilai mutu pada beton bangunan, pengujian NDT tersebut nyatanya tidak bisa dicoba dengan sembarangan dan memerlukan peralatan istimewa dan alat- perlengkapan pembantu lain nya, peralatan istimewa tersebut yakni peralatan yang dapat melakukan pengukuran mengenakan gelombang ultrasonic nantinya hendak merambat melalui object uji, bagian- bagian dari peralatan tersebut yakni:

  • PUNDIT
  • Transducer
  • Calibration Bar beserta kabel/ kalibrator

Proses pengujian dari ultrasonic pulse velocity test sendiri yakni dengan meletakan peralatan pengujian pada beton yang lagi diuji/ mau di uji, setelah itu aktifkan peralatan sehabis itu gelombang ultrasonic hendak merambat pada permukaan beton hingga menuju receiver pada transducer, sehabis peralatan tersebut berakhir nilai dan data dari analisa pengujian yang dicoba hendak mencuat pada PUNDIT, tidak cuma itu pengujian Ultrasonic pulse velocity test dapat dicoba dengan 3 tata metode yakni:

  • Semi- direct transmission
    Tata metode dengan nemepatkan transmitter dan receiver pada 2 permukaan yang tegal lurus.
  • Direct transmission
    Tata metode direct transmission yakni sesuatu tata metode dengan meletakan transmitter dan receiver dengan posisi pararel.
  • Indirect transmission
    Tata metode yang dicoba dengan tata cara menempatkan transmitter dan receiver pada permukaan yang sama.

Pengujian ultrasonic pulse velocity test tersebut dapat diperoleh melalui penyediaan jasa ataupun dapat dicoba oleh seorang engineer yang berpengalaman dalam melakukan audit struktur, Testindo bagaikan industri yang berpengalaman dalam melakukan pengujian terhadap struktur bangunan sajikan jasa ultrasonic pulse velocity test, pemesanan jasa tersebut dapat menghubungi PT Testindo pada nomor: 0813- 9929- 1909 maupun 0821- 1460- 7782 dan Email: sales@testindo. com 

Rabu, 05 Agustus 2020

kegagalan konstruksi


UU Tahun 1999 no 18 serta PP 29 thn 2000 merupakan sebuah aturan yang dibuat mengenai kegagalan konstruksi, namun apa itu kegagalan konstruksi? Kegagalan konstruski merupakan sebuah kondisi dimana sebuah infrastruktur atau bangunan tidak dapat berfungsi dengan baik, infrastruktur ataupun bangunan sudah menjadi bagian dari kegiatan sehari-hari sehingga apabila terjadi kegagalan konstruksi kegiatan dari mayarakat dapat terhenti, infrastruktur dapat dikatakan layak fungsi atau bekerja dengan baik apabila dapat digunakan secara nyaman dan aman, namun jika kenyamanan dan keamanan tersebut tidak dimiliki oleh sebuah infrastruktur maka kemungkinan infrastruktur atau bangunan tersebut akan mengalami kegagalanstruktur bangunan  yang dapat membahayakan pengguna infrastruktur.

Beberapa bagian yang menjadi dari infrastruktur yang menjadi penyebab kerusakan ataupun penyebab dari kegagalan infrastruktur diantaranya:

Pondasi bawah
Pondasi bawah ini merupakan bagian penting dari setiap banguan yang menjadi kunci untuk meneruskan beban yang diterima infrastruktur, bagian dari pondasi-pondasi bawah yang dapat mengalami kerusakan yaitu:

  • Pondasi langsung
  • Pondasi sumuran
  • Pondasi tiang pancang

Pondasi atas
Pondasi atas ini sendiri merupakan pondasi pada bagian atas dan yang biasanya mudah terlihat apabila mengalami kerusakan ringan:

  • Retakan structural
  • Lendutan
  • Getaran
  • Kerusakan pada lantai kendaraan
  • Tumpuan
  • Expansion joint

Pada setiap infrastruktur tentunya tidak dapat di hindari dan pastinya setiap bangunan mempunyai kesempatan untuk mengalami kegagalan infrastruktur sehingga diperlukan nya pengawasan yang baik terhadap infrastruktur menggunakan audit struktur bangunan atau assessment bangunan.


Senin, 27 Juli 2020

Pengujian beton bangunan menggunakan


Beton bangunan marupakan sesuatu material yang biasanya digunakan pada struktur bangunan, sebab yang jadi sebagian keuntungan mengenakan beton yakni mempermudah pekerjaan serta memiliki tenaga kuat yang besar, namun masing- masing material bangunan tampaknya memiliki sesuatu kekurangan yang biasanya diakibatkan oleh perencanaan ataupun pembuatan beton itu sendiri, oleh karenanya dilakukanlah sesuatu pengujian pada beton buat melakukan evaluasi tenaga kuat beton, pengujian memiliki 2 bermacam pengujian yakni non- destructive test( bersifat tidak mengusik object uji) dan destructive test( bersifat mengusik object uji). Biasanya pengujian terhadap bangunan idealnya mengunakan pengujian yang bersifat tidak mengusik maupun NDT, tata metode NDT sendiri yakni tata metode yang baik dicoba pada bangunan lama ataupun baru, salah satu dari pengujian NDT tersebut yakni Pulse Echo Test, pulse echo test ialah sesuatu pengujian terhadap beton yang bersifat NDT dengan mengenakan gelombang ultrasonic buat dapat menghasilkan kehancuran ataupun kecacatan pada object uji maupun beton yang di uji. Proses kerja peralatan pulse echo ialah melakukan pemancaran gelombang ultrasonic, sehingga gelombang tersebut hendak merambat pada beton yang di uji, peralatan tersebut pula dapat menciptakan data pengujian berupa 3 dimensi, hasil dari pengujian yang berbentuk 3D tersebut hendak membantu dalam melakukan pembacaan pengujian, sehingga kehancuran ataupun hambatan pada beton dapat diketahui, tidak cuma dari mengenali kehancuran ataupun gejala kehancuran pulse echo pula dapat melakukan analisa semacam:

• Bisa melakukan pemantauan/ analisa terhadap tenaga kuat pondasi pembangunan dan perencanaan pembebanan.

• Menganalisa kegagalan dalam penerimaan beban dari hasil konstruksi apabila tidak sesuai dengan spesifikasi.

• Menganalisa dan mencari faktor dari kehancuran beton yang disebabkan oleh kehancuran semacam overload, fatigue, kehancuran kimia external maupun internal, akibat kebakaran, gempa dll.

• Membagikan data mengenai kinerja dari beton bangunan, biar data tersebut dapat jadi acuan kala ingin jadi pergantian guna.

Nyatanya peralatan dalam melakukan pengujian pulse echo yakni sesuatu peralatan istimewa buat pengujian, dalam melakukan pengujian pulse echo pula memerlukan seorang yang ahli dalam bidang pengujian audit struktur bangunan / Assessment bangunan karena itu PT Testindo sajikan jasa pulse echo test yang hendak dikerjakan seorang yang profesional dalam melakukan pengujian struktur bangunan, buat pemesanan jasa ataupun konsultasi mengenai struktur bangunan dapat menghubungi PT Testindo pada nomor: 021- 2956- 3045 maupun sales@testindo. com 

Kamis, 09 Juli 2020

Apa Itu Assessment Bangunan



Masyarakat tampaknya sudah tidak asing dengan infrastruktur semacam gedung, jembatan, bendungan dll, namun apakah masyarakat mengidentifikasi dan memahami tata cara melakukan pemeliharaan bangunan tersebut, dalam perkembangan disaat ini pemeliharaan suatu bangunan telah mengenakan tata cara modern yang sering digunakan dalam tahapan perbaikan, tata cara modern tersebut dengan melakukan suatu pengujian pada struktur bangunan, pengujian yang dicoba tersebut yakni tahap dini dalam proses perbaikan, proses pengujian diucap dengan assessment bangunan/ audit struktur bangunan, pengujian dicoba biar kehancuran pada bangunan dapat dianalisa dan diketahui faktor dari kehancuran bangunan tesebut tidak cuma itu jenis- tipe kehancuran lain semacam terjadinya retakan pula ikut dalam analisa assessmet bangunan, nyatanya pengujian ini sangat bermanfaat dicoba dikala saat sebelum dicoba perbaikan secara keseluruhan.

Dalam pengujian assessment bangunan/ audit struktur bangunan dicoba pada posisi/ bagian yang terjalin kehancuran setelah itu dicoba analisa mengenakan alat- perlengkapan istimewa pengujian yang digunakan buat mengumpulkan data dari kehancuran maupun hambatan pada bangunan, jenis kehancuran yang dicoba analisa meliputi penyusutan pondasi, retakan permukaan dan dalam, dan kerapuhan pada bangunan,

Hasil dari pengujian assessment bangunan nyatanya bermanfaat dan berguna buat perbaikan bangunan nantinya, namun pengujian audit struktur bangunan/ assessment bangunan tidak dapat dicoba denga nasal, diperlukan nya seorang yang ahli dalam bidang pengujian struktur bangunan maupun audit struktur bangunan biar mendapatkan data sesuai dengan kondisi bangunan yang ada, manfaat dari assessment bangunan sendiri yakni:

Identifikasi
Identifikasi yang dimaksud ialah menganalisa faktor dari kehancuran suatu bangunan, biasanya kehancuran terjalin akibat zona dekat dan material pondasi bangunan, buat mengidentifikasi lebil jelas dapat dilihat pada artikel Faktor kehancuran bangunan, hasil analisa kerusakan- kehancuran tersebut hendak dilihat dan diberikan pemecahan penangkalan sehabis dicoba analisa.

Meringankan biaya
Dalam kasus kehancuran biasanya dicoba perbaikan secara keseluruhan dan tidak diketahui secara jelas dan detail perbaikan yang dicoba, namun apabila memiliki data hasil dari assessment bangunan perbaikan hendak dicoba sesuai dengan hasil data kehancuran, hingga bayaran perbaikan tidak besar.

PT Testindo bagaikan industri yang telah berpengalaman dalam assessment bangunan maupun audit struktur bangunan, sajikan jasa assessment bangunan yang hendak dikerjakan secara profesional, buat pemesanan jasa dan konsultasi mengenai bangunan dapat menghubungi PT Testindo pada Nomor 021 29563045, WA: 081399291909( Fikri) dan email: sales@testindo. com

Kamis, 02 Juli 2020

Ini dia jenis dari keretakan beserta dampak nya


Dalam pemeliharaan suatu bangunan tampaknya sering terdapat kasus dalam melindungi kondisi dari struktur bangunan maupun pondasi dari bangunan, kasus tersebut biasanya mencuat akibat dari kondisi zona dari dekat pondasi/ struktur bangunan yang dapat mempengaruhi kondisi dari bangunan, nyatanya Mengenai tersebut biasanya sering terjalin terlebih apabila bangunan tidak kerap melakukan perbaikan kehancuran pada bangunan nantinya hendak mudah terlihat, kehancuran dapat berupa retakan pada permukaan dinding ataupun retakan yang besar, dalam melakukan perbaikan retakan retakan tersebut biasanya dicoba penambalan namun lebih baik dikala saat sebelum melakukan perbaikan/ penambalan retakan dicoba nya pengujian buat mengidentifikasi kedalaman pada retakan dan buat mengidentifikasi kualitas pondasi bangunan masih layak dan kuat kah pondasi tersebut, pengujian tersebut yakni pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Test

Kehancuran bangunan memanglah yakni Mengenai umum yang sering terjalin pada suatu bangunan, namun apakah masyarakat tau bahaya dari suatu retakan bangunan dapat menyebar pada struktur bangunan lain nya hingga dapat memunculkan kehancuran yang berakibat parah pada bangunan, tidak cuma dari akibat kehancuran tersebut kehancuran/ retakan pada pondasi dapat terjalin diakibatkan oleh proses pembuatan beton bangunan itu sendiri, buat mengidentifikasi faktor keretakan pada pondasi bangunan dapat dilihat pada artikel

Faktor Terjadinya Keretakan Bangunan
Umum nya keretakan pada bangunan memiliki 3jenis retakan yang disebabkan oleh Mengenai yang berbeda, yakni retakan Tarik, tekan dan susut retakan tersebut yakni kehancuran yang sering terjalin pada suatu bangunan tiap- masing- masing memiliki faktor yang berbeda serta tenaga rusak yang berbeda:

Retakan Tarik
Retakan Tarik ialah jenis dari retakan yang disebabkan oleh penyusutan pada permukaan tanah yang terjalin pada dekat bangunan, penarikan tersebut hendak menarik maupun menggeser struktur bangunan yang ada hingga dapat memunculkan keretakan, namun retakan ini hendak dapat membahayakan apabila penyusutan pada permukaan tanah ataupun perpindahan yang terjalin pada hanya sebagian dari bangunan.
Retakan Tarik memiliki tenaga kehancuran yang cukup menimbulkan kegagalan struktur bangunan sebab memiliki tenaga rusak yang cukup kuat namun kehancuran pada retakan Tarik ini tergantung pada penyusutan tanah yang terjalin.

Retakan Tekan
Retakan Tekan ialah jenis retaka yang sering terjalin akibat dari berat yang melebihi batas yang dapat ditahan oleh pondasi bangunan, nyatanya masing- masing pondasi ataupun struktur bangunan memiliki batas dalam menahan beban berat, namun apabila beban berat tersebut melebihi batas yang dapat di tahan sampai hendak dapat menimbulkan keretakan yang terjalin pada bangunan.
Dalam kasus keretakan tekan tenaga rusak pada retakan ini tergantung pada berat yang di terima serta lama maupun tidaknya diperbaikinya retakan tersebut.

Retakan Susut
Retakan susut ini yakni jenis retakan yang tidak memiliki tenaga rusak yang kuat, keretakan ini pula umum nya mudah dalam perbaikan nya, namun keretakan ini memiliki 2 faktor yang biasanya terjalin yaitu Retakan yang terjalin akibat adanya persipangan material pondasi yang berbeda, biasanya retakan tersebut biasanya retakan tersebut terletak pada pintu dan jendela, Retakan yang terjalin akibat sangat banyak semen yang tercampur pada dinding, hingga menimbulkan plesteran pada dinding sangat tebal dan memunculkan keretakan.

Nyatanya dalam hadapi kehancuran banguna nyatanya tidak boleh dikira remeh sebab apabila diremehkan kehancuran hendak meluas sehingga dapat merubuhkan bangunan, dalam hadapi kehancuran diperlukan nya sesuatu pengujian Ultrasonic pulse velocity test yang lakukan dikala saat sebelum dicoba nya perbaikan, nyatanya pula dicoba demi kebaikan suatu bangunan biar perbaikan dapat dicoba secara maksimal, 

Rabu, 01 Juli 2020

Proses dalam pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Test


Ultrasonic pulse velocity test yakni salah satu pengujian yang dicoba kepada struktur bangunan yang dicoba buat mengidentifikasi nilai dari kualitas beton, pengujian tersebut yakni pengujian yang bersifat non destructive test( NDT) maupun yang biasanya dikenal dengan pengujian tampa mengusik object yang di uji, tidak cuma itu yang membuat pengujian tersebut tidak mengusik object diakibatkan pengujian tersebut mengenakan sesuatu peralatan yang istimewa dalam melakukan pengukuran nya yakni dengan mengenakan gelombang ultrasonic.
Dalam melakukan pengujian ultrasonic pulse velocity test diperlukan nya seorang yang ahli dalam melakukan pengujian serta pengetahuan mengenai pengujian yang dicoba nya, sebab apabila tidak biasa dalam melakukan pengujian nya, hasil hendak berbeda dengan object yang lagi di uji, nyatanya Mengenai tersebut jadi Mengenai yang tidak di idamkan oleh pemilik/ pengelolah bangunan, pengujian tersebut harus sesuai dengan standart pengujian BS 1881: Part 203: 1986 dan ASTM C597- 97, standart tersebut yakni penjelasan mengenai transducer penerima hendak mengenali datang nya gelombang komponen pulse hendak tiba lebih dini, proses pengujian ultrasonic pulse velocity test pula dapat dicoba dengan 3 tata metode pengambilan data yakni Direct transmission, Semi- direct Transmission, Indirect/ surface transmission.
Pengujian Ultrasonic Pulse Velocity Test pula memerlukan tahapan berarti yang dicoba dikala saat sebelum dicoba nya pengujian terhadap pondasi bangunan, tahapan tersebut meliputi:

Persiapan
Tahapan ini yakni tahapan dini yang dicoba dikala saat sebelum dicoba pengujian, yakni dengan memberikan marking/ karakteristik kepada posisi yang hendak di uji nantinya

Persiapan alat
Dikala saat sebelum dicoba pengujian nyatanya peralatan perlu dicoba pengaturan biar sesuai dengan posisi yang hendak di uji.

Pengujian
Dalam tahap ini pengujian hendak dicoba dan hendak menghasilkan data yang hendak jadi penentu pengujian, namun hasil pengujian bukan hanya di tentukan pada disaat pengujian namun dari persiapan sampai proses pengujian lah yang jadi kunci keberhasilan nya nanti.

Tahap evaluasi
Dalam tahap ini yakni tahapan akhir yang dicoba sehabis pengujian, yakni melakukan pengecekan pada hasil pengujian, dan memberikan hasil pengujian kepada pengelolah